BKMT Bangun Karakter Kaum Muda

Info Gambar :

HUMPRO KUBU RAYA – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) harus punya peran dalam keluarga dan masyarakat. Khususnya dalam pembangunan jasmani dan rohani generasi muda. Hal itu diingatkan Asisten Pembangunan, Ekonomi dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya Lugito saat menghadiri kegiatan BKMT di Kecamatan Kuala Mandor B, Sabtu (5/10). 

“Mari kita bersama-sama menjaga putra-putri kita. Karena apa? Karena di hari kemudian kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Taala tentang apa yang sudah kita lakukan kepada anak-anak kita,” tuturnya mengingatkan.

Lugito meminta BKMT untuk terus menjadi sarana kebaikan. Khususnya dalam pembangunan karakter keluarga dan kaum muda. Ia berharap BKMT dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat.  

“Sehingga generasi muda Kubu Raya akan bisa terhindar dari hal-hal yang tidak bermanfaat,” ucapnya.

Lugito menilai salah satu tantangan di era digital saat ini adalah pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Hal itu, menurut dia, berdampak positif sekaligus negatif. Dampak negatif di antaranya terkait konten atau materi negatif yang dengan mudah bisa didapat. Kemudian dampak kecanduan gawai yang mengakibatkan anak kurang beraktivitas fisik dan bersosialisasi.

“Kita prihatin melihat anak-anak masih kecil menangis karena minta HP. Jika salah dalam penggunaan, kita sendiri yang akan melihat dampaknya. Jadi mari sama-sama bentengi anak-anak kita. Berikan HP saat mereka sudah bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk,” pesannya.

Lugito pun mengingatkan para orang tua untuk peduli dengan pendidikan anak. Karena pendidikan mampu mengubah pola pikir dan cara hidup manusia. dengan pendidikan, akan dihasilkan manusia-manusia yang berkembang secara optimal. Ia menegaskan tidak tidak boleh ada satu anak pun di Kubu Raya yang tidak bersekolah. 

“Semuanya harus sekolah. Karena Allah Taala akan mengangkat derajat orang yang berilmu lebih tinggi daripada yang tidak berilmu. Karena itu, kita harus mendorong anak-anak agar sekolah,” tegasnya.

Terkait peran dalam pembangunan jasmani, Lugito meminta ibu-ibu anggota BKMT untuk memperhatikan aspek kesehatan. Khususnya bagi ibu hamil, ibu melahirkan, bayi, dan balita. Ia menerangkan generasi yang kuat hanya lahir dari ibu dan anak yang sehat. Menurutnya, ibu dan anak yang sehat bisa melahirkan generasi yang kuat. Jika masyarakat sehat, generasi kuat, maka ekonomi pun akan bisa berjalan dengan baik. 

“Tidak akan mungkin anak bisa belajar dengan baik kalau kurang gizi. Juga tidak bisa belajar optimal jika sakit-sakitan. Karena itu, salah satu program yang dilakukan pak bupati adalah adalah pemberian telur ayam kampung untuk anak sekolah. Ini bertujuan agar anak-anak mendapatkan tambahan nutrisi sehingga kemampuan belajar juga akan meningkat,” ungkapnya. (rio)

JARINGAN SKPD